YOGYAKARTA - Sebagai institusi pendidikan di wilayah seni dan budaya, AKNSBY memiliki tanggung ja...
KLATEN - Program Profesor Masuk Desa (PMD) yang diinisiasi Direktur Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta (AKNSBY) Prof. Dr. Drs. Kuswarsantyo, M.Hum. bersinergi dengan Sanggar Tari Kusuma Aji Klaten. Sanggar Tari pimpinan Drs. Tejo Sulistyo tersebut, pada Minggu (25/1/2026) mengetengahkan uji kompetensi tari bagi siswa sanggar ini.
Ada 107 peserta yang mengikuti uji kompetensi. Dengan salah satu materinya adalah pemahaman aspek wiraga, wirama dan wirasa yang disampaikan oleh Kuswarsantyo. Didampingi Pimpinan Sanggar Kusuma Aji, Prof. Santyo menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kursus tari yang berhasil diujikan di Pendapa Saestu, Desa Karanglo Klaten.
"Bahwa yang urgen dalam proses pembinaan anak adalah menanamkan rasa percaya diri dan toleransi, belajar tanggung jawab serta disiplin yang tercermin dalam aspek wirama dan wirasa," ucap Kuswarsantyo didampingi Heny Winahyuningsih dan Reki Lestari di depan orangtua siswa dalam evaluasi setelah uji kompetensi tersebut.
"Satu lagi yang esensi yaitu berlatih tari di sanggar tidaklah bertujuan untuk menjadi penari. Tapi tujuan utamanya adalah membentuk pribadi yang berkarakter. Sungguhpun jika ada diantara anak bisa menjadi penari, itu hal lain yang bisa dituju," tutupnya.
Sebagai catatan, Profesor Masuk Desa ini salah satunya juga berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan kepada masyarakat di desa-desa khususnya yang sudah punya predikat rintisan desa budaya. (Humas-AKNSenBud)
0 Komentar