YOGYAKARTA - Mengawali Tahun 2026 AKN Seni dan Budaya Yogyakarta tampil dalam acara Education Fai...
YOGYAKARTA - AKN Seni dan Budaya Yogyakarta tampil prima dalam pementasan Uyon-uyon Adiluhung di Keraton Yogyakarta pada Senin (26/1/2026). Bayu Purnama, S.Sn. M.Sn. sebagai Ketua Program Studi Seni Karawitan AKN Seni dan Budaya Yogyakarta, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang setinggi-tingginya atas kepercayaan yang diberikan kepada mahasiswa-mahasiswi AKNSBY untuk terlibat dalam pementasan Uyon-uyon Adiluhung di Keraton Yogyakarta Tahun 2026.
"Uyon-Uyon Adiluhung merupakan salah satu ruang ekspresi seni tradisi yang sarat nilai adiluhung, filosofi dan pakem estetika karawitan klasik gaya Yogyakarta.
Partisipasi mahasiswa dalam membawakan gending klasik gaya Yogyakarta tidak hanya menjadi wahana aktualisasi kompetensi artistik tetapi juga berfungsi sebagai media edukasi yang kontekstual dan aplikatif, khususnya dalam menanamkan pemahaman terhadap etika, tata krama, disiplin serta nilai-nilai luhur yang melekat dalam praktik karawitan tradisi," papar Bayu Purnama.
Ia menambahkan, elalui pengalaman langsung di lingkungan Keraton Yogyakarta, mahasiswa diharapkan mampu menginternalisasi nilai budaya, meningkatkan sensitivitas musikal serta memperkuat karakter sebagai calon seniman dan pelaku budaya yang profesional dan berintegritas.
"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum strategis dalam penguatan pembelajaran berbasis praktik, pelestarian budaya serta pengembangan jejaring kemitraan antara institusi pendidikan vokasi seni dengan Keraton Yogyakarta sebagai pusat rujukan karawitan klasik," ucapnya. "Semoga kesempatan berharga ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi peningkatan mutu lulusan, penguatan identitas budaya dan kontribusi nyata bagi masyarakat luas," harap Bayu.
Dalam pementasan tersebut, penonton disuguhi penampilan penuh pesona dari Karawitan AKNSBY. "Bawa Swara Sekar Macapat Dhandhanggula Majatsih Katampen Ladrang Sekar Sepasang, Kalajengaken Plajaran Suka Rena, Kaseling Gendhing Dolanan Sar-Sur Kulonan, Lindri, Kidang Talun, Kembang Jagung dan Aja Ngewa-ewakake," pungkas Bayu. (Humas-AKNSenBud)
0 Komentar