Diskusi Mitra dan Penyerahan Sertifikat Kuliah Magang, Prodi Kriya AKN Seni Budaya Yogyakarta

avatar
Ditulis oleh
Administrator
0 komentar
Diskusi Mitra dan Penyerahan Sertifikat Kuliah Magang, Prodi Kriya AKN Seni Budaya Yogyakarta
blog
Keterangan & diskripsi gambar

Bantul,aknyogya.ac.id – Sebagai finalisasi dan tindak lanjut evaluasi dan diskusi mata kuliah mahasiswa magang program Studi Seni Kriya Kulit Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta dengan mitra industri, yang berlangsung Jumat, 5/7 di Warung Resto Serba Jamur, Jl. Prapanca, Bugisan, Kasihan, Bantul.

Kegiatan evaluasi yang dihadiri Direktur dan Kepala Pusat P3MPM serta Koordinator Program Studi Kriya Kulit AKN Seni dan Budaya Yogyakarta tersebut membicarakan langkah program mahasiswa magang untuk tahun berikutnya dengan mengundang para mitra dan relasi industri yang saat ini sudah terjalin kerjasama. Mitra yang hadir antara lain Sanggra Sagio Ukir Kulit, Sanggar Kerajinan Tanduk Awitini Rejo Ngalimin, Klaten,  Sanggar Pembuatan Tatah Kulit Pak Tumpuk dan Sanggar Pembuatan Wayang Kulit Pucung.

Diskusi mitra yang menghadirkan rekanan ini salah satunya tidak lanjut dari diskusi yang sudah dijalin sebelumnya, “Kegiatan diskusi dengan mitra industri kali ini adalah penyempurnaan Rencana Pembelajaran Semeseter RPS mata kuliah magang sebagai salah satu realisasi berita acara program CF tahun 2024, “kata Junende Rahmawati, S.Sn, M,Sn. Ketua Competitive Fund tahun 2024 pada media aknyogya.ac.id.

Praktek magang kali pertama yang dijalani mahasiswa di akhir semester tahun ini terlaksana sesuai dengan apa yang diharapkan walaupun masih perlu ada penyempurnaan dalam pelaksaanaanya, bahkah Agung dan Iwan mahasiswa Kriya yang mendapat tugas magang di sanggar kerajinan tanduk Rejo Ngalimin, Klaten sudah berhasil membuat sebuah karya berupa Gapit Wayang Kulit,  “Kami melihat semangat dan tekat harus bisa itu ada pada mahasiswa yang menjalani magang, padahal tidak semua orang bisa mengerjakan gapit bahan tanduk, disamping kerjaanya sangat sulit dan pekerjaan tersebut tidak bisa di tiru, “ujar Awatini, pemilik sangar kerajian tanduk.

Semoga seni kerajian tanduk ini dapat di lestarikan, sehingga tidak punah dan dapat ikut berperan melestarikan dan menjaga seni dan budaya Jawa,” harap Awatini Rejo Ngalimin.

Diskusi mitra, evaluasi yang di mulai pukul 09.00 hingga pukul 11.00 tersebut diakhiri dengan penyerahan sertifikat kuliah magang, Prodi Seni Kriya Kulit kepada masing- masing sanggar sebagai mitra kerjasama, yang diserahkan oleh Ketua Competitive Fund tahun 2024 disaksikan oleh unsur pimpinan kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta.

Rochmad-AKN

  

 

 

 


0 Komentar

Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!

BERITA TERKAIT

Kirim pertanyaan, saran, atau masukan anda kepada kami