JAKARTA - AKN Seni dan Budaya Yogyakarta (AKNSBY) menandatangani Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi...
JAKARTA - Janji-janji perguruan tinggi untuk melakukan program ataupun kegiatan selama setahun dampaknya harus jelas
terutama dalam memajukan masyarakat. Selain itu komitmennya harus tertuang di dalam perjanjian kerjasama dengan Kemdiktisaintek. Hal ini menjadi salah satu poin penting dalam penandatanganan Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak di lingkungan Kemdiktisaintek di Gedung D, Senayan, Jakarta pada awal Januari 2026 lalu.
Terkait ini AKN Seni dan Budaya Yogyakarta (AKNSBY) yang juga menandatangani Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak, berusaha maksimal dan optimis pada 2026 ini bisa terus berdampak pada masyarakat. Dijelaskan Direktur AKNSBY Prof. Dr. Drs. Kuswarsantyo, M.Hum. AKNSBY sudah mengadakan revisi kurikulum serta pembuatan modul. "Nantinya akan diterapkan pada tahun ajaran baru sehingga nuansa vokasinya harus lebih nampak
dan hasil luaran alumni AK itu sudah bisa dilihat dampaknya mereka itu bisa bekerja di mana," terang Kuswarsantyo.
Dipaparkan Direktur, hal itu pula catatan yang juga disampaikan Dewan Penyantun AKNSBY KPH Notonegoro.
"Lulusan AKNSBY kemana itu harus terdeteksi dan ini sudah mulai untuk melakukan tracer study lulusan yang kemarin dan yang tahun ini," ungkapnya.
Direktur menegaskan, paling tidak dua tahun terakhir itu bisa menjadi catatan berapa prosentase yang bekerja sesuai bidangnya atau mungkin ada yang melanjutkan studi dan bekerja di luar bidangnya. 'Dan ini harus dikategorisasikan seperti itu," pungkasnya. (Humas-AKNSenBud)
0 Komentar